Kamis, 15 Maret 2018

Biografi Lengkap Stephen Hawking



Profil dan Biografi Stephen Hawking Lengkap Berbahasa Indonesia.Baru baru ini kita dikejutkan dengan meninggalnya salah satu ilmuan jenius yang ada dimuka bumi ini, yaitu Stephen hawking dengan teori teori yang ia temukan membuat nama seorang Stephen Hawking salah satu ilmuan matematika dan fisika teoritis terbaikDengan teori-teori mengagumkan mengenai kosmologi, lubang hitam dan gravitasi kuantum. ia meninggal pada 14 Maret 2018 pada usia 76 tahun di rumahnya di Cambridge, Inggris pada pagi hari.

Biodata Stephen Hawking:
Nama : Stephen William Hawking, CH, CBE, FRS. 
Lahir pada : 8 Januari 1942 dari pasangan Dr. Frank Hawking, seorang biolog, dan Isobel Hawking. 
Ia memiliki dua saudara kandung, yaitu Philippa dan Mary, dan saudara adopsi, Edward.

Orang tua Hawking tinggal di North London dan pindah ke Oxford ketika ibu Hawking sedang mengandung dirinya untuk mencari tempat yang lebih aman ketika perang dunia II berkecamuk. (London saat itu berada dibawah serangan pasukan Luftwaffe Jerman).

Setelah Hawking lahir, keluarga mereka kembali ke London. Ayahnya, Dr Frank Hawking mengepalai divisi parasitologi di National Institute for Medical Research. Pada tahun 1950, Hawking dan keluarganya pindah ke St Albans, Hertfordshire, Inggris.

Pendidikan Stephen Hawking:
Stephen Hawking memulai pendidikannya dengan bersekolah di Sekolah wanita St Albans High School for Girls di tahun 1950 hingga 1953 (Masa itu, laki-laki dapat masuk ke sekolah perempuan hingga usia sepuluh tahun). Dari usia sebelas tahun, Hawking bersekolah di St Albans. Di sekolahnya, nilai-nilainya biasa-biasa saja bahkan lebih buruk. Walaupun kelak Hawking dikenal sebagai salah satu ilmuwan paling berpengaruh di dunia sama seperti Albert Einstein.

Hawking selalu tertarik pada ilmu pengetahuan. Ia terinspirasi dari guru matematikanya yang bernama Dikran Tahta untuk mempelajari matematika di universitas. Ayahnya, Frank Hawking menginginkan agar Hawking masuk ke University College, Oxford, tempat ayahnya dulu bersekolah.

Hawking lalu mempelajari ilmu pengetahuan alam. Hawking kemudian mendapat beasiswa, dan mulai memperdalam pengetahuannya dalam bidang ilmu fisika kesukaannya. Ia tidak tertarik dalam ilmu biologi seperti ayahnya.

Di Oxford, Hawking juga masuk dalam tim dayung, walaupun di tahun-tahun pertama kuliahnya ia sangat tidak bahagia dan merasa terisolasi. Setelah menerima gelar B.A. (Bachelor of Arts) di Oxford pada 1962, Hawking tetap di Oxford mempelajari bidang ilmu astronomi. Hawking lalu mempelajari bintik matahari namun ia merasa hal itu tidak sesuai dengannya.

Hawking menyadari bahwa ia lebih tertarik pada teori daripada observasi atau pengamatan. Dari Oxford, Hawking kemudian masuk ke Trinity Hall, Cambridge. Disini, Ia mempelajari astronomi teoretis dan kosmologi yang kemudian melambungkan namanya di dunia.

Stephen Hawking Menjadi Professor Matematika

Meskipun lumpuh, Hawking ingin terus mengembangkan teori-teori dalam bidang astrofisika selama puluhan tahun.Kemudian menjadi profesor Lucasian dalam bidang matematika di Universitas Cambridge dan anggota dari Gonville and Caius College, Cambridge.

Spesialisasinya dalam bidang fisika kuantum. Pemikiran-pemikiran Stephen Hawking membuat namanya disejajarkan dalam ilmuan paling berpengaruh abad 21

sayangnya ia mengalami tetraplegia (kelumpuhan) karena sklerosis lateral amiotrofik, karier ilmiahnya terus berlanjut selama lebih dari empat puluh tahun. Buku-buku dan penampilan publiknya menjadikan ia sebagai seorang selebritis akademik dan teoretikus fisika yang termasyhur di dunia.

Penemuan Stephen Hawking

Penemuan teori lubang hitam (Black Hole) yang terkenal. Stephen Hawking mampu menjelaskan secara detail mengenai lubang hitam berdasarkan teori kuantum dan relativitas umum dari Albert Einstein.


Fakta Menarik Stephen Hawking

  • Stephen Hawking diprediksi hanya dapat bertahan hidup selama 21 tahun ketika penyakit kelumpuhan mulai menyerangnya pada usia 22 tahun menurut diagnosa dokter. Namun Stephen Hawking dapat bertahan hingga usia 76 tahun dan menjadi salah satu ilmuwan terhebat di abad 21.
  • Nilai-nilai sekolah Stephen Hawking biasa-biasa saja bahkan buruk ketika masih bersekolah dikarenakan ia sangat malas.
  • Ayahnya Stephen Hawking menginginkan Stephen Hawking menjadi dokter, namun Stephen Hawking memilih mendalami fisika dan menjadi seorang ilmuwan termasyur
  • Semasa remaja Stephen Hawking dikenal pemalas dan tidak suka belajar, namun ia mendapatkan beasiswa karena kecerdasannya
  • Stephen Hawking pernah menjadi anggota tim dayung di kampus Oxford
  • Bukunya 'A Brief History of Time' terjual sebanyak 10 juta copy dan menjadi best seller selama 4,5 tahun.
  • Stephen Hawking adalah seorang ilmuwan yang tidak percaya akan Tuhan atau atheis. Ia tidak percaya keberadaan Tuhan, Hawking lebih percaya bahwa alam semesta diatur oleh hukum ilmu pengetahuan atau sains.
  • Stephen Hawking adalah pencetus teori terciptanya dunia dan teori lubang hitam yang terkenal
  • Kisah hidup Stephen Hawking pernah diangkat menjadi sebuah film yang berjudul 'Theory is Everything' pada tahun 2014
  • Stephen Hawking adalah seorang ilmuwan yang memperoleh gelar Lucasian Professor yakni gelar professor matematika paling bergengsi di Universitas Cambridge, Inggris. Hanya segelintir orang yang memperoleh gelar tersebut termasuk Sir Isaac Newton.
  • Stephen Hawking juga memperoleh gelar bergengsi dari kerajaan Inggris yakni gelar Order of the Companions of Honour.
  • Stephen Hawking juga menulis buku untuk anak-anak yang menjelaskan mengenai lubang hitam (black hole) dengan bahasa yang mudah dipahami oleh anak-anak.

Quote Stephen Hawking

"Terdapat perbedaan mendasar antara agama, yang berdasarkan pada otoritas, [dan] ilmu pengetahuan, yang berdasarkan pada observasi dan alasan. Ilmu pengetahuan akan menang karena memang terbukti."

"Karena adanya hukum seperti gravitasi, tata surya dapat dan akan membentuk dirinya sendiri. Penciptaan spontan adalah alasannya mengapa sekarang ada 'sesuatu' dan bukannya kehampaan, mengapa alam semesta ada dan kita ada. Tidak perlu memohon kepada Tuhan untuk memulai segalanya dan menggerakan alam semesta." 

  "..Mengenai Perempuan. Mereka adalah sebuah misteri yang komplit.' - Stephen Hawking, New Scientis, 2012.


EmoticonEmoticon